Kerusakan rambut akibat kebiasaan harian, lingkungan, dan kondisi kesehatan mendorong permintaan tonik penumbuh rambut yang aman, namun bahan sintetis seperti minoxidil berisiko menyebabkan alergi dan sakit kepala. Apigenin dari seledri (Apium graveolens L.) menjadi alternatif alami. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan stabilitas siklik hair growth tonic ekstrak daun seledri konsentrasi 4%, 9%, dan 14%. Penelitian eksperimental kuantitatif pra-post test menggunakan tiga formula tonik 100 ml sebagai sampel purposif. Instrumen meliputi pH meter, viskometer, piknometer, dan SPSS 25 untuk uji normalitas Shapiro-Wilk diikuti uji Wilcoxon/T-paired (Sig >0,05). Hasil menunjukkan tidak ada perubahan signifikan parameter fisikokimia (karakteristik fisik, ketersebaran zat aktif, pH 3-7, densitas <1 g/ml) selama 6 siklus pada semua formula, meskipun konsentrasi 14% melebihi batas viskositas (7,7 cPs >5 cPs) siklus ke-3. Konsentrasi lebih tinggi menurunkan pH, meningkatkan densitas dan viskositas. Kesimpulannya, konsentrasi 4% dan 9% menunjukkan stabilitas siklik sangat baik, mendukung pengembangan kosmetik herbal.
Copyrights © 2026