Batu saluran kemih (urolitiasis) adalah kondisi di mana batu kristal terbentuk karena pengendapan zat terlarut dalam urin yang dapat terjadi di sepanjang saluran kemih. Prevalensi penyakit ini terus meningkat baik secara global maupun nasional. Obesitas diduga merupakan faktor risiko penting karena dapat memengaruhi metabolisme dan komposisi urin, sehingga meningkatkan risiko pembentukan batu. Berbagai penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa obesitas secara signifikan berhubungan dengan kejadian nefrolitiasis dan urolitiasis, tetapi hubungan ini belum pernah diteliti secara spesifik di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah (RSI) Padang, meskipun jumlah kasus setiap tahunnya tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dan pembentukan batu saluran kemih di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah (RSI) Padang pada tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain retrospektif cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dari pasien batu saluran kemih yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dilakukan dari Maret–November 2025 dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Pada tahun 2024, tercatat 199 kasus rawat inap batu saluran kemih, dan setelah seleksi, diperoleh 54 sampel. Hasil menunjukkan bahwa 62,96% pasien mengalami obesitas. Uji chi-square menghasilkan nilai p sebesar 0,001 dan rasio odds sebesar 3,7, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara obesitas dan pembentukan batu saluran kemih di RSI Siti Rahmah Padang.
Copyrights © 2026