Rendahnya literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kalangan guru sekolah dasar masih menjadi kendala dalam mendukung pembelajaran inovatif berbasis digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas penyadaran dan pelatihan AI dalam meningkatkan kesiapan guru SD Muhammadiyah Kemiri memanfaatkan AI untuk pembelajaran. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan angket respon guru. Hasil pengabdian menunjukkan keterlibatan guru berada pada kategori tinggi dengan rata-rata capaian observasi sekitar 73 persen, serta respon angket sangat tinggi sebesar 85,8 persen. Guru menunjukkan motivasi kuat dan sikap positif terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran, walaupun kemampuan teknis mandiri masih memerlukan penguatan. Secara keseluruhan, kegiatan penyadaran dan pelatihan AI dinilai efektif meningkatkan kesiapan guru sekolah dasar. Namun demikian, diperlukan pendampingan berkelanjutan agar pemanfaatan AI dapat berlangsung optimal, beretika, dan berkelanjutan dalam mendukung kualitas pembelajaran digital di sekolah dasar melalui kolaborasi guru, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan secara berkesinambungan nasional dan lokal.
Copyrights © 2026