Penelitian ini mengkaji relevansi konsep pendidikan jiwa dalam perspektif Ibn Sina yang berkaitan dengan penguatan pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan studi pustaka (library research) berupa data deskriptif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ibn Sina menyebutkan jiwa merupakan bagian ruhani yang menjadi pusat dari diri manusia dengan tiga bentuk yakni jiwa tumbuhan, hewani, serta rasional. Melalui pendidikan jiwa, manusia diarahkan untuk mengembangkan potensi akal, mengendalikan nafsu, dan membentuk akhlak yang baik. Pada sisi lain, pendidikan karakter bertujuan membentuk nilai-nilai moral, kedisiplinan, serta integritas peserta didik supaya mampu menghadapi tantangan zaman. Dari analisis ini, membuktikan adanya relevansi antar konsep pendidikan jiwa Ibn Sina dengan nilai-nilai pendidikan karakter terutama pada hal pengembangan akal budi, pembiasaan moral, maupun pengendalian diri. Melalui penelitian ini, pemikiran Ibn Sina tentang pendidikan jiwa menunjukkan tetap relevan yang bertujuan sebagai landasan filosofis sekaligus inspirasi praktis dalam membangun pendidikan karakter
Copyrights © 2025