Kajian ini membahas aliran-aliran filsafat pendidikan Islam serta implikasinya terhadap pengembangan konsep pendidikan Islam yang holistik. Fokus utama penelitian ini adalah pada tiga aliran filsafat utama, yaitu Peripatetik (Masya’iyyah), Iluminasi (Isyraqiyyah), dan Hikmah Muta’aliyah, serta aliran-aliran teologi Islam seperti Khawarij, Murji’ah, Syi’ah, Mu’tazilah, dan Ahlussunnah wal Jama’ah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap karya-karya filosof Muslim klasik dan literatur ilmiah kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa masing-masing aliran filsafat dan teologi memiliki karakteristik epistemologis, ontologis, dan metodologis yang berbeda, yang berimplikasi langsung terhadap tujuan, metode, dan orientasi pendidikan Islam. Aliran Peripatetik menekankan rasionalitas dan logika, Iluminasi mengedepankan intuisi dan spiritualitas, sedangkan Hikmah Muta’aliyah mensintesiskan rasio, intuisi, dan wahyu secara integratif. Selain itu, aliran-aliran teologi Islam turut membentuk paradigma pendidikan melalui pandangan mereka tentang iman, akal, dan moralitas. Kajian ini menegaskan bahwa warisan utama filsafat pendidikan Islam terletak pada integrasi rasionalitas, kemanusiaan, spiritualitas, dan wahyu, yang tetap relevan untuk menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer
Copyrights © 2026