Permasalahan limbah rumah tangga organik masih menjadi tantangan utama di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Tirtanadi, Lombok Timur. Limbah organik yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Orong-Orong dalam mengolah limbah rumah tangga organik menjadi produk ramah lingkungan berupa ekoenzim. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan. Kegiatan diikuti oleh 25 orang anggota KWT Orong-Orong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pengelolaan limbah organik serta kemampuan peserta dalam memproduksi ekoenzim secara mandiri. Selain berkontribusi terhadap pengurangan volume limbah rumah tangga, ekoenzim yang dihasilkan juga berpotensi dimanfaatkan sebagai cairan pembersih alami dan pupuk cair organik. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penerapan pengelolaan limbah berbasis rumah tangga yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.
Copyrights © 2025