Di Indonesia, UKM berperan sentral dalam menggerakkan roda ekonomi, terutama sektor perikanan tambak yang kaya potensi alam. Namun, di Palembang, pelaku usaha seperti pengelola tambak ikan sering terhambat oleh keterbatasan pemasaran daring, meski tren wirausaha nasional terus melonjak—belum mencapai ambang batas optimal. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk melatih pemilik UKM tambak ikan dalam menguasai pemasaran digital, mencakup platform media sosial (Instagram, TikTok), marketplace (Lazada, GoFood), dan tools mobile. Melalui workshop ceramah plus praktik hands-on, peserta diajari memanfaatkan Canva guna merancang visual promosi inovatif: banner iklan ikan patin segar, story interaktif proses panen, hingga stiker kemasan yang memikat pembeli milenial. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif, dengan survei pasca-pelatihan menunjukkan lonjakan pemahaman 75% soal teknik SEO konten dan engagement rate. Diskusi kelompok mengonfirmasi kemampuan mereka menerapkan materi secara langsung. Intinya, inisiatif ini membuktikan bahwa pemasaran digital memperkuat posisi kompetitif UKM tambak ikan, dengan potensi peningkatan omzet melalui konten autentik dan targeting presisi. Peserta siap transformasi usaha mereka menjadi lebih visible di pasar virtual.
Copyrights © 2025