Masalah gizi, terutama stunting pada balita masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Prevalensi stunting nasional tahun 2023 tercatat 21,5%, dan Kabupaten Bekasi termasuk daerah dengan angka tinggi (23,2%). Salah satu upaya pencegahan adalah pemanfaatan pangan lokal bergizi seperti ikan bandeng dan kacang merah sebagai bahan makanan tambahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam pencegahan stunting melalui pelatihan pembuatan cookies tinggi protein berbahan pangan lokal. Mitra sasaran kegiatan adalah 33 kader posyandu di Desa Pasir Gombong. Metode pelaksanaan meliputi edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan cookies dengan media leaflet, pre–post test pengetahuan, serta diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 73% menjadi 88% pada kategori “Baik” setelah intervensi, serta respons positif terhadap inovasi cookies ikan bandeng dan kacang merah sebagai alternatif pemberian makanan tambahan (PMT). Kegiatan ini efektif memperkuat kapasitas kader posyandu sebagai agen promosi gizi berbasis pangan lokal untuk mendukung pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026