Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan utama di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Kondisi ini berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak serta produktivitas generasi di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang dan monitoring pertumbuhan balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif kepada ibu balita, pelatihan kader posyandu mengenai pencatatan dan interpretasi Kartu Menuju Sehat (KMS), serta pendampingan dalam evaluasi hasil pemantauan pertumbuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi dan pola asuh, keterampilan kader dalam melakukan monitoring pertumbuhan balita, serta meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pencegahan stunting sejak dini. Dengan demikian, penguatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan monitoring pertumbuhan balita terbukti efektif sebagai strategi pencegahan stunting di Desa Kepuhklagen Wringinanom Kabupaten Gresik, sekaligus mendukung terwujudnya generasi sehat dan berkualitas.
Copyrights © 2025