Pendidikan budaya dan pembelajaran bahasa memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembelajaran nyungkit songket Sidemen di Sanggar Fortuna sebagai praktik etnopedagogi, serta (2) menganalisis penerapan metode transfer pengetahuan tradisional dalam pembelajaran nyungkit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi literatur dalam perspektif etnopedagogi. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran nyungkit songket Sidemen di Sanggar Fortuna merupakan praktik pendidikan berbasis budaya lokal yang berlangsung dalam ranah pendidikan nonformal melalui aktivitas menenun yang bersifat komunal, kontekstual, dan berbasis pengalaman langsung. Metode transfer pengetahuan tradisional berlangsung secara turun-temurun melalui relasi sosial senior–junior yang memungkinkan pengetahuan diwariskan secara natural melalui interaksi spontan, imitasi, koreksi langsung, dan pembiasaan. Pola pewarisan ini tidak hanya mentransmisikan keterampilan teknis menenun, tetapi sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Sidemen dan memastikan keberlanjutan warisan budaya lokal dalam menghadapi arus modernisasi.
Copyrights © 2026