Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas 2 SD Negeri 4 Tiga berdasarkan lima aspek yangdiukurmenggunakan instrumen Early Grade Reading Assessment (EGRA), yaitu pengenalan huruf, membaca kata bermakna, membaca kata tidak bermakna, membaca nyaring, serta menyimak dan memahami isi bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkanmelalui observasi, tesmembaca berbasisEGRA, wawancara dengan guru kelas 2, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa dan guru kelas 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan sangat baik dalam aspek pengenalan huruf, membaca kata bermakna, membaca nyaring, serta menyimak dan memahami bacaan. Pada aspek membaca kata bermakna, mayoritas siswa mampu membaca dengan lancar dan akurat sehingga tergolong dalam kategori sangat baik. Sebaliknya, pada aspek membaca kata tidak bermakna, sebagian besar siswa memperoleh skor rendah dan termasuk dalam kategori kurang, karena masih bergantungpada makna kontekstual dan belum terbiasa membaca kata tanpa arti yang jelas. Hasil tersebut memberikan gambaran kemampuan membaca permulaan siswa yang dapat menjadi dasar dalam perencanaan strategi pembelajaran yang tepat di kelas rendah sekolah dasar. Kata kunci: Membaca permulaan
Copyrights © 2026