Pemberian gadget pada anak oleh orang tua sering kali dijadikan alasan untuk terhindar dari beban pengasuhan. Di wilayah Tiku Selatan, perkembangan teknologi digital yang tidak diikuti oleh literasi digital orang tua yang baik, sehingga memberikan dampak negatif pada anak. Akibatnya, anak mengalami kecanduang gadget, penurunan prestasi akademik, gangguan tidur, fisik, kognitif dan perkembangan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tim PKM Magister Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang berinisiatif untuk melakukan psikoedukasi yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan parenting mediasi. program ini menggunakan pendekatan penelitian kuasi eksperimen dengan desain One Grup Pretest-Posttest, dengan partisipan 27 orang tua siswa SD Negeri 01 Pasar Tiku, Kabupaten Agam. Data penelitian kemudian diukur dengan menggunakan uji paired sample t-test dan menunjukkan adanya peningkatan skor parenting mediasi dan literasi digital setelah psikoedukasi.
Copyrights © 2025