Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran bahasa daerah di sekolah terhadap penumbuhan sikap cinta tanah air peserta didik. Bahasa daerah dipandang sebagai bagian penting dari warisan budaya bangsa yang memiliki peran strategis dalam penguatan identitas nasional melalui jalur pendidikan formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam kontribusi pembelajaran bahasa daerah terhadap pembentukan sikap nasionalisme peserta didik. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah menengah di Provinsi Sumatera Utara yang menerapkan pembelajaran bahasa daerah sebagai muatan lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa daerah memberikan pengaruh positif terhadap sikap cinta tanah air peserta didik. Nilai-nilai cinta tanah air diinternalisasikan melalui materi pembelajaran berupa cerita rakyat, ungkapan adat, dan praktik kebahasaan tradisional yang sarat dengan nilai budaya lokal. Meskipun demikian, pembelajaran bahasa daerah masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, minimnya variasi media pembelajaran, serta perbedaan latar belakang kebahasaan peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa daerah perlu dioptimalkan sebagai bagian dari pendidikan karakter untuk memperkuat rasa cinta tanah air yang berbasis pada keberagaman budaya bangsa.
Copyrights © 2025