Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan strategi yang dilakukan guru sekolah dasar dalam membuat modul ajar berdasarkan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber, khususnya jurnal nasional tahun 2022 sampai 2025 tentang pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan pengembangan modul ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan utama yang dialami guru adalah kurangnya pemahaman tentang konsep Kurikulum Merdeka seperti P5 dan diferensiasi, keterbatasan sarana dan prasarana teknologi, rendahnya kemampuan digital guru, beban kerja dan waktu persiapan modul yang terbatas, serta kurangnya dukungan dan sosialisasi kebijakan dari sekolah dan pihak terkait. Strategi yang efektif adalah dengan meningkatkan kemampuan profesional guru melalui pelatihan dan workshop (IHT), bekerja sama antar guru (KKG dan komunitas belajar), menggunakan sumber belajar digital, serta menyesuaikan modul ajar secara kontekstual dan bertahap sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelatihan yang lebih intensif, pendampingan teknis, dan peningkatan infrastruktur diperlukan agar guru dapat membuat modul ajar secara efektif. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Modul Ajar, Tantangan Guru, Strategi Pembelajaran, Sekolah Dasar
Copyrights © 2025