Ketangguhan perempuan, terutama ibu, sangat diperlukan di dalam keluarga. Melalui sumber daya dan kekuatan yang dimiliki, keluarga mampu meningkatkan serta mencegah terjadinya masalah kesehatan jiwa. Oleh karena itu, perlu membekali keluarga, terutama ibu, dalam mencegah, mengidentifikasi resiko, dan mendampingi anak dalam masalah kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai implementasi tridarma perguruan tinggi yang melibatkan tim pengabdi dari departemen keperawatan jiwa serta mahasiswa. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah FGD dan brainstorming dengan ibu, keluarga, dan mitra HAPSARI , serta metode ceramah, roleplay, dan diskusi pada kegiatan pelatihan. Hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan mendapatkan hasil bahwa ada pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam deteksi kesehatan jiwa anak, stimulasi tumbuh kembang anak, komunikasi efektif, pengasuhan, dan manajemen stres (p-value 0,00 < 0,05). Diharapkan pendampingan pada ibu-ibu yang memiliki anak dengan masalah kesehatan jiwa tetap diberikan oleh kader dan petugas kesehatan secara berkesinambungan sehingga sehat jiwa pada anak dapat terwujud.
Copyrights © 2025