Penelitian ini membahas pemanfaatan film sejarah sebagai sumber belajar dalam materi Pergerakan Kebangsaan Indonesia di kelas XI SMA Negeri 2 Pandeglang. Perlunya media pembelajaran yang menarik dan kontekstual agar siswa lebih mudah memahami materi sejarah dan menumbuhkan sikap nasionalisme. Film sejarah dipilih karena mampu menyajikan peristiwa sejarah secara visual dan emosional, sehingga lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas XI yang telah menggunakan film dalam pembelajaran sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan film sejarah seperti Sang Pencerah dan Sang Kiai efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sejarah. Film mampu menjelaskan konteks, tokoh, dan nilai perjuangan bangsa secara konkret. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan minat belajar dan keterlibatan dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan film sejarah juga berdampak positif dalam menanamkan nilai nasionalisme. Siswa menjadi lebih bangga terhadap identitas bangsa, menghargai jasa pahlawan, dan memiliki kesadaran akan pentingnya persatuan. Hal ini terlihat dari tanggapan positif siswa dalam diskusi dan refleksi setelah menonton film. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa film sejarah dapat menjadi sumber belajar yang efektif dalam meningkatkan pemahaman materi sekaligus membentuk karakter nasionalisme siswa. Guru disarankan untuk mengintegrasikan media film secara terencana dalam pembelajaran sejarah untuk menciptakan proses belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan.
Copyrights © 2025