Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan pada anak tunarungu yang disebabkan oleh keterbatasan akses terhadap bahasa lisan serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang bersifat visual dan interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flipbook digital dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak disabilitas rungu di SLB. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu melalui pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak tunarungu, seperti media flipbook yang memadukan unsur visual dan teks secara interaktif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan Single Subject Design (SSD) model A-B, yang bertujuan untuk menguji efektivitas media flipbook melalui pengukuran kemampuan membaca sebelum dan sesudah intervensi tanpa kelompok pembanding. Subjek penelitian berjumlah empat siswa disabilitas rungu kelas III SDLB. Teknik pengumpulan data menggunakan tes membaca dan observasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif melalui analisis visual grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca pada fase intervensi dibandingkan fase baseline, ditandai dengan penguasaan beberapa huruf konsonan dan kemampuan membaca suku kata sederhana. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya serta memperkaya kajian pendidikan khusus dan teknologi pembelajaran.
Copyrights © 2026