Peningkatan literasi digital guru menjadi kebutuhan penting dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta kebijakan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di sekolah dasar. Namun, masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan platform digital sebagai media pembelajaran dan asesmen interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terapan (PPM-T) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru melalui integrasi platform digital Wayground dalam pembelajaran interaktif di SD Negeri 4 Ardirejo, Kepanjen. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek sebanyak 20 guru. Metode yang digunakan berupa workshop partisipatif, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui angket, observasi, dan penilaian produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% guru berhasil menyusun dan mengimplementasikan kuis digital menggunakan Wayground sebagai asesmen Ujian Tengah Semester (UTS), serta terjadi peningkatan pemahaman guru terhadap literasi digital dan pemanfaatan platform Wayground pada seluruh indikator yang diukur. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa kuis digital interaktif dan mendorong perubahan praktik serta pola pikir guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran secara berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi platform Wayground melalui pendekatan PAR terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar dan mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna.
Copyrights © 2025