Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai iman dan akhlak di tengah pesatnya perkembangan era digital. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membawa dampak positif sekaligus tantangan serius terhadap moral, sikap, dan perilaku generasi muda. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai media pembinaan karakter yang menyeluruh, meliputi aspek aqidah, ibadah, akhlak, dan muamalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah, seperti buku, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berkontribusi signifikan dalam meningkatkan sikap moral, pengendalian diri, serta kemampuan peserta didik dalam menyikapi perkembangan teknologi secara kritis dan bijaksana. Penanaman nilai iman dan akhlak dilakukan melalui proses pembelajaran formal di sekolah, kegiatan keagamaan, serta sinergi dengan lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam menjadi fondasi utama dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman secara bertanggung jawab.
Copyrights © 2025