Manajemen arsip yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran administrasi sekolah. Tata usaha sebagai pelaksana teknis administrasi memiliki peran strategis dalam pencatatan, penyimpanan, dan penyajian dokumen terkait surat menyurat, data akademik, kepegawaian, dan laporan keuangan. Namun, dalam praktiknya, manajemen arsip di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan fasilitas, belum adanya sistem digitalisasi, dan kurangnya pelatihan bagi tenaga administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran tata usaha dalam mengelola arsip sekolah di UPID SMP Negeri 4 Sengkang, Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi sistem kearsipan yang diterapkan, kendala yang dihadapi, dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas manajemen arsip. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga administrasi memiliki peran penting dalam manajemen arsip, terutama dalam hal pencatatan surat masuk dan keluar, penyimpanan data siswa, dan penyusunan laporan keuangan. Sistem pengarsipan yang ada masih manual, tetapi sudah dilaksanakan secara terklasifikasi dan tertib. Kendala utama yang dihadapi antara lain terbatasnya fasilitas penyimpanan, belum adanya digitalisasi arsip, dan kurangnya pelatihan teknis. Meskipun demikian, staf TU menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kerapian arsip dan memberikan layanan administrasi yang optimal.
Copyrights © 2025