Polusi lingkungan khususnya yang disebabkan oleh Polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang semakin mendesak. Terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat aktivitas industri yang tinggi. PAHs terbentuk akibat pembakaran tidak sempurna bahan organik dan ditemukan di berbagai media lingkungan seperti udara, air, tanah, serta makanan. Paparan PAHs berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan serius termasuk penyakit pernapasan, kanker, gangguan metabolik dan reproduksi yang terutama berdampak pada kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode scoping untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan merangkum literatur mengenai sumber, jalur paparan, dan dampak kesehatan PAHs. Studi ini menunjukkan bahwa paparan PAHs terjadi melalui berbagai jalur, seperti inhalasi partikel halus di udara, kontak dermal, dan konsumsi makanan terkontaminasi. Paparan PAHs di daerah perkotaan dengan polusi tinggi meningkatkan risiko kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi dampak ini strategi mitigasi yang efektif diperlukan termasuk pengurangan emisi dari sektor transportasi dan industry. Peningkatan kualitas udara juga penerapan teknologi bioremediasi untuk mengurangi kontaminasi PAHs di lingkungan. Perlindungan terhadap kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak menjadi prioritas kebijakan mitigasi. Kesimpulannya pengurangan paparan PAHs melalui kebijakan yang komprehensif dapat mengurangi risiko kesehatan jangka panjang, terutama di daerah perkotaan dengan polusi tinggi.
Copyrights © 2025