Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian psikologi sastra serta pemahaman mengenai dinamika batin tokoh dalam karya sastra Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengkaji konflik batin tokoh utama dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari dengan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks novel yang memuat kata, frasa, dialog, dan narasi terkait konflik batin tokoh Rangga Raja dan Andini. Analisis difokuskan pada interaksi struktur kepribadian id, ego, dan superego serta bentuk-bentuk konflik batin yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin kedua tokoh muncul akibat pertentangan antara dorongan emosional, realitas sosial, dan tuntutan moral. Bentuk konflik batin yang ditemukan meliputi depresi, obsesi, rasa takut, rasa bersalah, kemarahan, sakit hati, ketidakpuasan, dan perhatian. Tokoh Rangga cenderung mengalami konflik batin yang bersifat emosional dan ekspresif akibat dominasi id, sedangkan tokoh Andini lebih dipengaruhi oleh superego sehingga konflik batinnya didominasi dilema moral dan kebimbangan. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik batin berperan penting dalam pembentukan karakter dan penggerak alur cerita. Dengan demikian, teori psikoanalisis Freud relevan digunakan untuk mengungkap dinamika psikologis tokoh dalam novel 3726 MDPL
Copyrights © 2025