Keaktifan siswa merupakan elemen penting dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan bermakna. Namun, dalam praktiknya, mengelola keaktifan siswa tidak selalu mudah, terutama pada kelas yang mayoritas siswanya aktif sehingga siswa yang kurang aktif sering tidak terdeteksi dan kurang terfasilitasi. Kondisi ini menyebabkan ketimpangan partisipasi dan berpotensi menghambat pemerataan kesempatan belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika keaktifan siswa dalam pembelajaran geometri melalui penerapan lesson study serta melihat bagaimana lesson study memfasilitasi peningkatan keaktifan terutama pada siswa yang pasif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis lesson study dengan dua siklus yang mengintegrasikan tahapan plan–do–see. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI F1 SMA Negeri 8 Yogyakarta tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi pembelajaran dan observasi keaktifan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik deskriptif persentase untuk melihat perkembangan keaktifan siswa pada setiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keaktifan siswa. Pada siklus I, penggunaan teknik kancing gemerincing berhasil mengurangi dominasi siswa aktif dan mendorong partisipasi siswa pasif, meskipun masih terdapat 4 siswa yang belum terlibat aktif. Pada siklus II, penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw mampu meningkatkan keterlibatan seluruh siswa, dengan 33 siswa berada pada kategori aktif dan hanya 3 siswa pada kategori tidak aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa lesson study efektif sebagai sarana refleksi dan perbaikan pembelajaran yang dapat memfasilitasi keaktifan siswa secara lebih merata
Copyrights © 2025