Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan role-play dalam pembelajaran drama sebagai strategi pedagogis untuk mengurangi kecemasan berbicara siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sidrap pada tanggal 30 Juli dengan subjek penelitian sebanyak 36 siswa kelas XI. Kegiatan pembelajaran difasilitasi oleh mahasiswa magang Program Latihan Profesi (PLP) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan role-play diterapkan melalui pemberian peran dramatik yang memungkinkan siswa berlatih berbicara secara ekspresif, kolaboratif, dan kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan berbicara siswa yang ditandai dengan meningkatnya keberanian tampil, kelancaran berbicara, serta partisipasi aktif dalam diskusi dan pementasan drama. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi secara lisan dalam suasana belajar yang lebih menyenangkan dan suportif. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan role-play dalam pembelajaran drama efektif digunakan sebagai strategi pedagogis, khususnya oleh calon guru, untuk menciptakan lingkungan belajar yang komunikatif serta mendukung pengembangan keterampilan berbicara siswa di sekolah menengah.
Copyrights © 2026