Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program Teknogo! sebagai penguat literasi digital di sekolah dasar pada kondisi keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi terhadap guru kelas di salah satu sekolah dasar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Teknogo! dilakukan melalui kegiatan pengenalan teknologi berbasis video edukatif dan aplikasi Wordwall yang dikolaborasikan dengan metode diskusi serta permainan edukatif. Strategi guru menitikberatkan pada kreativitas pemanfaatan perangkat terbatas dan pembelajaran kolaboratif antara guru, siswa, serta dukungan rekan sejawat. Dampak program ini terlihat dari peningkatan pemahaman siswa terhadap penggunaan teknologi, kemampuan mengelola informasi yang relevan, serta kesadaran etika digital dalam berinteraksi di ruang virtual. Faktor pendukung keberhasilan program adalah dukungan fasilitas sekolah dan kesiapan guru, sementara hambatan utama berasal dari keterbatasan perangkat, koneksi internet yang tidak stabil, dan keterbatasan waktu penggunaan teknologi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Teknogo! di sekolah lain berpotensi memperkuat literasi digital siswa secara signifikan jika disertai pelatihan guru dan penguatan infrastruktur dasar.
Copyrights © 2025