Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan additional class (kelas tambahan) dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis permulaan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SDN Kelayan Selatan 2, melibatkan guru dan siswa kelas III sebagai partisipan utama. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan additional class yang dilakukan empat kali seminggu dengan metode membaca nyaring, latihan mengeja, dan menulis sederhana mampu meningkatkan kemampuan literasi awal siswa. Siswa menjadi lebih lancar membaca, mampu membedakan huruf yang mirip seperti “b” dan “d”, serta menulis dengan lebih rapi dan benar. Penggunaan media buku bergambar juga terbukti efektif dalam menumbuhkan minat baca siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar program additional class dijadikan kegiatan rutin di sekolah dasar dengan dukungan pelatihan guru dan penyediaan media pembelajaran yang menarik untuk memperkuat kemampuan literasi dasar siswa.
Copyrights © 2025