Early childhood is a fundamental period for cognitive development, but the reality in the field shows that children's problem-solving abilities and concentration in learning are still low. This study aims to improve the problem-solving abilities of early childhood through the implementation of unplugged coding learning at SPS Anugrah, Purwakarta Regency. Using a descriptive qualitative method with a case study design on 18 children in group B, this study explored the use of basic programming concepts without electronic devices. The intervention was carried out for four weeks using worksheet media that integrated visual code elements such as colors and shapes to train logic. The results showed a significant increase in problem-solving skills, where children were able to organize logical steps, recognize patterns, and find solutions to problems independently through physical activities and games. Improvements were seen in aspects of observation, data processing, and communication, as well as the growth of active attitudes and focus in children. It was concluded that unplugged coding is an innovative approach that is effective and fun, because it is able to develop critical and computational thinking in a concrete way according to the characteristics of early childhood without dependence on devices. ABSTRAK Masa usia dini merupakan periode fundamental bagi perkembangan kognitif, namun realitas di lapangan menunjukkan masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan konsentrasi anak dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan problem solving anak usia dini melalui penerapan pembelajaran unplugged coding di SPS Anugrah Kabupaten Purwakarta. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada 18 anak kelompok B, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan konsep pemrograman dasar tanpa perangkat elektronik. Intervensi dilakukan selama empat minggu menggunakan media worksheet yang mengintegrasikan elemen kode visual seperti warna dan bentuk untuk melatih logika. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan problem solving, di mana anak mampu menyusun langkah logis, mengenali pola, dan mencari solusi masalah secara mandiri melalui aktivitas fisik dan permainan. Peningkatan terlihat pada aspek observasi, pengolahan data, dan komunikasi, serta tumbuhnya sikap aktif dan fokus pada anak. Disimpulkan bahwa unplugged coding merupakan pendekatan inovatif yang efektif dan menyenangkan, karena mampu mengembangkan berpikir kritis dan komputasional secara konkret sesuai karakteristik anak usia dini tanpa ketergantungan pada gawai.
Copyrights © 2026