Kegiatan edukasi mengenai penggunaan aplikasi Mobile JKN dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan peserta dan calon peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam menggunakan layanan digital BPJS Kesehatan. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap fitur-fitur aplikasi menyebabkan banyak peserta masih memilih layanan konvensional. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang manfaat dan cara penggunaan aplikasi Mobile JKN melalui metode edukasi door-to-door dengan media PowerPoint dan demonstrasi langsung menggunakan laptop dan ponsel. Sebanyak 30 responden dipilih secara acak untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skor rata-rata pre-test sebesar 73 (44)% meningkat menjadi 92,67 (56%) pada post-test atau meningkat sebesar 12%. Seluruh peserta mencapai kategori "baik" menurut standar penilaian BPJS Kesehatan (≥80%). Peserta juga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek pemahaman fitur layanan, seperti antrean online, perubahan fasilitas kesehatan, pembayaran iuran, dan penggunaan fitur pengaduan. Hasil ini sejalan dengan penelitian Hidayat dkk. (2023) yang menemukan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 37,4% setelah diberikan lokakarya Mobile JKN di Puskesmas Cikarang. Dengan demikian, edukasi berbasis praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat dalam penggunaan aplikasi Mobile JKN dan mendukung transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia.
Copyrights © 2026