Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Peserta dan Calon Peserta Melalui Edukasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Saputri, Febriani Mega; Mellu, Joel; Sabet, Kristina Novaeli; Tukan, Maria Kurniawati; Naisais, Marsela Candra; Ratu, Meliana Riwu; Weruin, Nonna Suku
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3297

Abstract

Kegiatan edukasi mengenai penggunaan aplikasi Mobile JKN dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan peserta dan calon peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam menggunakan layanan digital BPJS Kesehatan. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap fitur-fitur aplikasi menyebabkan banyak peserta masih memilih layanan konvensional. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang manfaat dan cara penggunaan aplikasi Mobile JKN melalui metode edukasi door-to-door dengan media PowerPoint dan demonstrasi langsung menggunakan laptop dan ponsel. Sebanyak 30 responden dipilih secara acak untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skor rata-rata pre-test sebesar 73 (44)% meningkat menjadi 92,67 (56%) pada post-test atau meningkat sebesar 12%. Seluruh peserta mencapai kategori "baik" menurut standar penilaian BPJS Kesehatan (≥80%). Peserta juga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek pemahaman fitur layanan, seperti antrean online, perubahan fasilitas kesehatan, pembayaran iuran, dan penggunaan fitur pengaduan. Hasil ini sejalan dengan penelitian Hidayat dkk. (2023) yang menemukan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 37,4% setelah diberikan lokakarya Mobile JKN di Puskesmas Cikarang. Dengan demikian, edukasi berbasis praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat dalam penggunaan aplikasi Mobile JKN dan mendukung transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia.
DESCRIPTION OF SELF-EFFICACY REGARDING MEDICATION ADHERENCE AMONG PEOPLE LIVING WITH HIV/AIDS IN KUPANG CITY, EAST NUSA TENGGARA Wahyuni, Maria Magdalena Dwi Wahyuni; Landi, Soleman; Benu, Putra James; Neolaka, Jefri Arisamsi; Tukan, Maria Kurniawati; Mathilde, Mauricia Keyra; Gaa, Jesica Margareta; Sabuna, Putri Meldi
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v12i1.7979

Abstract

The role of self-efficacy in antiretroviral medication adherence is a critical factor in ensuring therapeutic success for people living with HIV/AIDS, particularly given the rising number of cases in Kupang City. This study describes self-efficacy related to treatment adherence using a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews and observations of five participants registered in HIV services. Informants were selected via purposive sampling, and the data were analyzed and presented descriptively to illustrate patterns of adherence and the factors influencing self-efficacy. The results indicate that all participants possess strong confidence in their daily medication routines, experience no significant side effects, and have achieved positive clinical outcomes. High self-efficacy is driven by internal motivation, family responsibilities, and emotional and instrumental support from their environment. Additionally, assistance from fellow survivors—who facilitate medication access and provide psychological reinforcement—plays a vital role. Together, these factors foster positive habits that sustain therapy compliance. This study concludes that robust self-efficacy, reinforced by social support, is the foundation for maintaining medication adherence. These findings emphasize the need for interventions focused on boosting self-efficacy, providing continuous education, and strengthening peer support groups to ensure long-term treatment success.