Permasalahan rendahnya literasi digital di kalangan remaja Desa Bunga Karang, Kabupaten Banyuasin, berdampak pada kurang optimalnya pemanfaatan smartphone sebagai alat pembelajaran daring, terutama saat akses sekolah terhambat akibat banjir. Untuk meningkatkan kemampuan remaja dalam memanfaatkan teknologi untuk pendidikan, dilaksanakan program pelatihan dasar penggunaan smartphone untuk pembelajaran daring. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan fungsi smartphone, pelatihan aplikasi Google Classroom dan Zoom Meeting, serta pemahaman etika digital. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, pendampingan praktik langsung, dan evaluasi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam mengoperasikan aplikasi pembelajaran daring dan kesadaran akan pentingnya literasi digital. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan remaja memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran dan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dengan dukungan akses internet yang lebih stabil.
Copyrights © 2026