Ketidakjelasan peran dan tanggung jawab merupakan hambatan klasik yang sering menghambat pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Artikel ini menelaah pengaruh pelaksanaan workshop penyusunan Job Description dan Job Specification terhadap kinerja karyawan di UMKM Toko Sembako Safa. Sebelum intervensi, Toko Sembako Safa menghadapi tantangan operasional berupa tumpang tindih tugas (overlapping), rendahnya akuntabilitas, dan inefisiensi alur kerja akibat budaya kerja "serabutan". Melalui metode pendampingan dan pelatihan intensif, manajemen dan karyawan dibekali pemahaman mengenai batasan tugas serta kualifikasi peran yang spesifik. Hasil observasi pasca-workshop menunjukkan adanya transformasi positif yang signifikan: terciptanya spesialisasi kerja, peningkatan kecepatan layanan pelanggan, serta penurunan tingkat stres karyawan akibat beban kerja yang lebih terukur. Studi ini menyimpulkan bahwa formalisasi struktur SDM melalui kejelasan deskripsi dan spesifikasi pekerjaan adalah elemen krusial dalam meningkatkan profesionalitas dan produktivitas UMKM.
Copyrights © 2026