Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis STEM pada materi energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, berfokus pada tahap analisis melalui penyebaran angket kepada 54 peserta didik kelas XI serta wawancara dengan guru fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa telah mempelajari materi energi terbarukan, namun 37% masih mengalami kesulitan memahami konsep ketika pembelajaran hanya disampaikan secara lisan atau melalui buku teks. Sebanyak 70,4% responden menilai bahwa kurangnya media visual dan interaktif menjadi hambatan utama dalam memahami materi. Selain itu, mayoritas siswa menyatakan bahwa media pembelajaran interaktif dapat meningkatkan ketertarikan dan pemahaman, serta menilai bahwa pengembangannya sangat penting untuk materi energi terbarukan. Fitur media yang paling diharapkan meliputi simulasi interaktif, video pembelajaran, dan latihan soal. Wawancara dengan guru mendukung temuan ini, menunjukkan bahwa media interaktif berbasis STEM masih sangat dibutuhkan dalam pembelajaran energi terbarukan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan perlunya pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis STEM sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran energi terbarukan di sekolah.
Copyrights © 2025