Kesehatan remaja merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, mengingat mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan. Salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja, khususnya perempuan, adalah anemia akibat kekurangan zat besi. Anemia pada remaja dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Untuk menanggulangi hal ini, pemerintah telah menjalankan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin kepada remaja putri sebagai langkah preventif. Namun, tingkat kesadaran dan pemahaman remaja terhadap pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara teratur masih rendah, sehingga efektivitas program belum optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja di SMK Negeri 7 Kota Bengkulu mengenai manfaat penggunaan tablet tambah darah dan mengevaluasi secara sederhana efektivitas metode penyuluhan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah ceramah langsung melalui kegiatan penyuluhan kesehatan, dengan desain pre dan post-test terhadap 24 siswa sebagai responden. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah. Kegiatan selanjutnya bisa dilakukan dengan seminar atau workshop di sekolah-sekolah, di mana tenaga kesehatan seperti dokter atau ahli gizi dapat memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami. Dengan cara ini, remaja, orang tua, dan guru dapat lebih memahami pentingnya asupan zat besi dalam makanan sehari-hari.
Copyrights © 2026