Kurikulum merdeka memberikan kemerdekaan berpikir kepada peserta didik agar peserta didik mempunyai kesempatan untuk berkembang. Penerapan kurikulum merdeka adalah suatu tantangan baru untuk pendidik dan satuan pendidikan karena perubahan kurikulum sebelumnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti ingin menggambarkan apa yang sesungguhnya terjadi atau apa adanya. Subjek dalam penelitian ini adalah informan yang terdiri dari Wakil Kepala Sekolah, guru-guru dan peserta didik. Metode pegumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada konsep Miles dan Huberman yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan/verifikasi. Kurikulum merdeka memiliki dampak yang signifikan terhadap pengembangan potensi peserta didik. Dampak tersebut mencakup beberapa aspek penting, seperti menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik di MAN Kota Padangsidimpuan. Hasil penelitian di dapatkan bahwa kurikulum merdeka memberikan kebebasan belajar sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam kurikulum merdeka adalah pendekatan pembelajaran berbasis proyek, peserta didik dapat menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari ke dalam konteks nyata dengan menghasilkan sebuah produk. Kurikulum merdeka mengutamakan adanya penguatan karakter, literasi, dan keterampilan menjadi landasan kokoh dalam pengembangan peserta didik. Namun, pendekatan ini membutuhkan dukungan dan kerjasama yang baik dari guru dan orang tua dalam mengoptimalkan dampak yang dihasilkan oleh kurikulum merdeka.
Copyrights © 2025