Budaya riset yang berintegritas sangat penting untuk menjamin kredibilitas ilmu pengetahuan dan akuntabilitas akademik. Namun, tekanan publikasi dan kemajuan teknologi digital meningkatkan risiko pelanggaran etika seperti plagiarisme, fabrikasi data, dan penyimpangan metodologis. Studi ini bertujuan mengkaji keterkaitan antara etika penelitian, integritas akademik, dan metodologi ilmiah sebagai pilar utama pembentukan budaya riset berintegritas. Penelitian menggunakan metode literature review naratif dengan menganalisis publikasi ilmiah sepuluh tahun terakhir melalui pendekatan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa etika penelitian memberikan landasan moral, integritas akademik membentuk komitmen pada kejujuran ilmiah, dan metodologi ilmiah memastikan proses riset yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketiga aspek tersebut saling menopang, sehingga kelemahan pada satu aspek dapat memicu pelanggaran integritas riset. Kajian ini menekankan pentingnya strategi komprehensif seperti penguatan pendidikan etika, kebijakan institusional yang tegas, serta pemanfaatan pengawasan berbasis teknologi untuk mewujudkan budaya riset yang berkelanjutan dan bermartabat.
Copyrights © 2025