Pendampingan masyarakat pesisir dalam rancang bangun alat pengering ikan asin berbasis Internet of Things (IoT) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi hasil perikanan melalui penerapan teknologi tepat guna. Masyarakat pesisir umumnya masih menggunakan metode pengeringan tradisional yang bergantung pada sinar matahari, sehingga proses produksi sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Hal tersebut menyebabkan hasil pengeringan sering tidak merata, mudah berjamur, dan menurunkan mutu serta nilai jual produk. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan serta penggunaan alat pengering otomatis berbasis IoT yang dilengkapi sensor suhu dan kelembapan untuk mengontrol proses pengeringan secara stabil dan higienis. Metode kegiatan meliputi observasi lapangan, perancangan alat, pelatihan operasional, uji coba, dan evaluasi hasil pengeringan. Alat yang dikembangkan mampu menjaga suhu dan kelembapan secara konstan sehingga menghasilkan ikan asin dengan tingkat kekeringan merata dan warna yang lebih cerah. Pelatihan yang diberikan juga meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengoperasikan alat serta membaca data melalui sistem monitoring berbasis web. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan produktivitas, efisiensi waktu, dan mutu produk ikan asin. Selain itu, hasil pengabdian kegiatan ini berdampak positif terhadap kemandirian masyarakat pesisir dalam pemanfaatan teknologi modern serta peningkatan ekonomi lokal. Diharapkan penerapan IoT ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung pengolahan hasil perikanan yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
Copyrights © 2026