Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Zaadul Ma’had, Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang, dengan tujuan meningkatkan kualitas air bersih yang digunakan oleh para santri dan pengurus pesantren. Berdasarkan hasil uji laboratorium awal, air tanah dari sumur bor menunjukkan kadar Besi (Fe) sebesar 0,29 mg/L yang menyebabkan gangguan estetika seperti bau logam, warna kekuningan, dan noda karat pada fasilitas sanitasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan teknologi kolom adsorpsi multi-media dengan kombinasi zeolit, ferrolit, dan karbon aktif, yang bekerja secara sinergis melalui proses pertukaran ion, katalisis, dan adsorpsi tanpa bahan kimia tambahan. Hasil pengujian menunjukkan kadar Fe akhir mendekati 0,0035 mg/L dengan efisiensi penyisihan mencapai 98,79%, jauh di bawah ambang batas baku mutu Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 (0,2 mg/L). Secara fisik, air hasil filtrasi menjadi lebih jernih, tidak berbau, dan tidak meninggalkan noda, sehingga meningkatkan kenyamanan serta kebersihan lingkungan asrama. Selain menghasilkan peningkatan kualitas air, kegiatan ini juga berdampak sosial melalui peningkatan kemampuan teknis pengurus pesantren dalam pengoperasian dan pemeliharaan sistem filtrasi melalui pelatihan backwashing. Implementasi kolom adsorpsi terbukti efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan, serta dapat dijadikan model teknologi tepat guna yang berkelanjutan untuk pengolahan air tanah di lembaga pendidikan serupa.
Copyrights © 2026