Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Project Based Learning dalam Penggunaan Aplikasi Komputer : Microsoft Word, Microsoft Excel dan Canva Eka Rizki Meiwinda; Willy Wijayanti; Rahmawaty Hasibuan; Abraham Horisanto; Muhammad Deddy Syafrullah; Nurul Hijri
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 1 (2025): Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i1.1148

Abstract

The development of information technology is a challenge, so we are required to be able to adapt to improve our capabilities in the field of technology. The problem in orphanages is the lack of facilities, funds and volunteers to help improve skills. The aim of this service is to help orphanage children gain skills that can be used in the future. The training method used is lecture and direct practice. The children participating in the training welcomed this training activity happily, seen from the response when the training team carried out direct exposure and practice
Implementasi Teknologi Kolom Adsorpsi untuk Menurunkan Kadar Fe pada Air Tanah di Pesantren Zaadul Ma’had Palembang Linda Ekawati; Syariful Maliki; Muhammad Deddy Syafrullah; Afifah Adhawia; M. Faris Zhafran
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25522

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Zaadul Ma’had, Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang, dengan tujuan meningkatkan kualitas air bersih yang digunakan oleh para santri dan pengurus pesantren. Berdasarkan hasil uji laboratorium awal, air tanah dari sumur bor menunjukkan kadar Besi (Fe) sebesar 0,29 mg/L yang menyebabkan gangguan estetika seperti bau logam, warna kekuningan, dan noda karat pada fasilitas sanitasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan teknologi kolom adsorpsi multi-media dengan kombinasi zeolit, ferrolit, dan karbon aktif, yang bekerja secara sinergis melalui proses pertukaran ion, katalisis, dan adsorpsi tanpa bahan kimia tambahan. Hasil pengujian menunjukkan kadar Fe akhir mendekati 0,0035 mg/L dengan efisiensi penyisihan mencapai 98,79%, jauh di bawah ambang batas baku mutu Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 (0,2 mg/L). Secara fisik, air hasil filtrasi menjadi lebih jernih, tidak berbau, dan tidak meninggalkan noda, sehingga meningkatkan kenyamanan serta kebersihan lingkungan asrama. Selain menghasilkan peningkatan kualitas air, kegiatan ini juga berdampak sosial melalui peningkatan kemampuan teknis pengurus pesantren dalam pengoperasian dan pemeliharaan sistem filtrasi melalui pelatihan backwashing. Implementasi kolom adsorpsi terbukti efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan, serta dapat dijadikan model teknologi tepat guna yang berkelanjutan untuk pengolahan air tanah di lembaga pendidikan serupa.
Penentuan Perlakuan Optimal Substitusi Tepung Ampas Kelapa terhadap Mutu Sensorik dan Kimia Brownies Kukus Rio Ilsar Fitransyah; Saragih, Dewi Sartika; Yunita Cucikodana; Muhammad Deddy Syafrullah; Maulina Azkiya Mazdalifah; Depia Swari; Dinda Sofie Y Aurora
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 6 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/9rz58p41

Abstract

This study aimed to evaluate the utilization of coconut pulp waste as a partial substitute for wheat flour in steamed brownies to determine the optimal formulation based on consumer acceptance and chemical composition. Coconut pulp is abundant in Indonesia and has high nutritional potential, particularly in fiber, protein, and fat content. The research was conducted in three stages: preparation of steamed brownies with various substitution levels of coconut pulp (0%, 15%, 30%, 45%, and 60%), sensory evaluation using a hedonic rating test, and product characterization including proximate and dietary fiber analyses. The sensory evaluation revealed that the 15% substitution level achieved the highest acceptance scores for taste, aroma, color, and texture, with mean values ranging from 4.46 to 4.97 on a five-point hedonic scale, categorized as “liked.” Proximate analysis of selected formulations (0–30%) showed that increasing coconut pulp levels enhanced the protein content from 10.33% to 19.43%, while reducing fat content from 9.44% to 5.72% and carbohydrate content from 46.59% to 39.95%. It can be concluded that 15% coconut pulp substitution produced the most acceptable steamed brownies in terms of sensory quality, while higher substitution levels improved nutritional value, particularly protein and fiber contents, making it a potential functional food alternative based on local resources.