Implementasi Sistematisasi Nomenklatur Kedokteran-Istilah Klinis (SNOMED-CT) merupakan fondasi penting dalam mewujudkan interoperabilitas sistem informasi kesehatan. Studi ini membahas dinamika adopsi SNOMED-CT di berbagai negara, dengan fokus utama pada Korea Selatan sebagai contoh implementasi yang strategis dan terstruktur. Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif dengan meneliti artikel ilmiah dari jurnal peer-reviewed dan dokumen kebijakan yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2024. Berbagai aspek yang dianalisis meliputi kebijakan nasional, pemetaan istilah lokal, integrasi ke dalam rekam medis elektronik, dan tantangan teknis yang ada. Dalam konteks Indonesia, adopsi SNOMED-CT masih dalam tahap awal, tetapi menunjukkan prospek yang menjanjikan melalui kebijakan pemerintah, keberadaan standar istilah klinis, dan proyek percontohan di rumah sakit vertikal. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital, distribusi sumber daya manusia terlatih yang tidak merata, dan kebutuhan untuk mengembangkan konten lokal yang relevan, terutama dalam konteks bencana. Studi ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi lintas sektor, pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan dan/atau personel terkait, serta integrasi terminologi standar dengan platform SATUSEHAT. Dengan pendekatan adaptif dan partisipatif, SNOMED-CT dapat menjadi landasan semantik yang kuat untuk pengembangan ekosistem data kesehatan digital yang inklusif dan terintegrasi di Indonesia.
Copyrights © 2026