Isu pokok yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan peserta didik dalam menyalurkan potensi kreativitas dan kemandirian akibat sistem pembelajaran yang terlalu berorientasi pada teori dan minim praktik. Kondisi tersebut menyebabkan lemahnya relevansi antara hasil pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kewirausahaan sebagai solusi inovatif dalam dunia pendidikan, mengidentifikasi nilai-nilai kewirausahaan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum, serta merancang model implementasi pendidikan kewirausahaan yang kontekstual dengan perkembangan teknologi dan ekonomi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berperan penting dalam membentuk entrepreneurial mindset peserta didik yang kreatif, visioner, dan solutif. Integrasi nilai-nilai kewirausahaan seperti kreativitas, tanggung jawab, kerja keras, dan kepemimpinan dalam kurikulum mampu meningkatkan relevansi proses pembelajaran dengan kebutuhan abad ke-21. Model konseptual yang dihasilkan menekankan pembelajaran berbasis pengalaman, kolaborasi, dan inovasi digital sebagai upaya membangun karakter adaptif dan berdaya cipta. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kewirausahaan dapat menjadi paradigma pembelajaran baru yang berorientasi pada proses dan penciptaan nilai. Implikasinya, lembaga pendidikan perlu memperkuat pelatihan guru, pengembangan kurikulum fleksibel, dan kemitraan lintas sektor untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026