Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek kognitif dan afektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kontekstual berbasis numerasi terhadap pemahaman teks mahasiswa. Meningkatnya penggunaan teks yang memuat informasi numerik, seperti data, tabel, dan grafik, menuntut mahasiswa untuk mengintegrasikan kemampuan berbahasa dengan literasi numerasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 70 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Institute Cokroaminoto Pinrang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman teks untuk mengukur aspek kognitif dan angket skala Likert untuk mengukur aspek afektif yang meliputi sikap, motivasi, dan kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif mahasiswa dalam memahami teks kontekstual berbasis numerasi berada pada kategori cukup hingga baik, meskipun masih terdapat kendala pada kemampuan analisis dan evaluasi informasi numerik. Secara kuantitatif, terdapat korelasi positif sangat kuat antara aspek kognitif dan pemahaman teks (r = 0,842; p < 0,01), serta korelasi positif sedang antara aspek afektif dan pemahaman teks (r = 0,523; p < 0,01). Meskipun demikian, aspek afektif menunjukkan kecenderungan positif yang belum sepenuhnya diimbangi oleh tingkat kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi teks berbasis numerasi. Penelitian ini juga menunjukkan adanya keterkaitan antara aspek kognitif dan afektif terhadap pemahaman teks mahasiswa. Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Indonesia kontekstual berbasis numerasi perlu dirancang secara seimbang dengan memperhatikan penguatan aspek kognitif dan afektif mahasiswa.
Copyrights © 2026