Matematika sering dianggap sulit dan menakutkan bagi siswa, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar dan minat mereka. Penelitian ini berfokus pada penguatan KABATAKU dengan metode drilling sebagai strategi untuk meningkatkan penguasaan operasi dasar matematika. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design tanpa kelompok kontrol, melibatkan 12 partisipan yang seluruhnya menerima intervensi yang sama. Instrumen tes menggunakan desain one-group pretest-posttest, sedangkan angket menggunakan desain one-shot case study. Analisis data dilakukan secara kuantitatif; hasil tes dianalisis secara inferensial menggunakan uji-t, sedangkan data angket dianalisis secara statistik deskriptif untuk melihat kecenderungan respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan KABATAKU efektif meningkatkan penguasaan operasi dasar siswa, yang menjadi fondasi dalam pembelajaran lebih lanjut. Namun, penelitian ini juga mengungkap tantangan lain yang masih perlu diatasi, yaitu kesulitan menyelesaikan soal cerita. Oleh karena itu, jika siswa mengalami kesulitan belajar dan kurangnya minat, evaluasi penguasaan operasi dasar perlu dilakukan. Jika ditemukan kelemahan, penguatan KABATAKU dengan metode drilling dapat menjadi solusi yang tepat.
Copyrights © 2026