Penelitian ini membahas krisis etika peserta didik di era digital yang ditandai dengan menurunnya kesadaran moral, tanggung jawab, serta rasa hormat terhadap guru, seperti yang terlihat pada kasus siswa SMAN 1 Cimarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi unggahan dan komentar di media sosial untuk mengungkap faktor penyebab degradasi moral. Hasil analisis menunjukkan bahwa krisis etika dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya kontrol diri dan krisis identitas, serta faktor eksternal berupa pola asuh keluarga yang tidak konsisten, kurangnya keteladanan orang tua, dan pengaruh negatif media sosial. Keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam memperkuat maupun melemahkan etika peserta didik melalui pembiasaan nilai moral, pengawasan, serta lingkungan sosial yang positif. Dari perspektif pendidikan Islam, lemahnya penerapan nilai ta’dzim, tawadhu’, dan amanah menjadi akar munculnya krisis etika, sehingga diperlukan penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang adaptif terhadap perkembangan digital untuk membentuk generasi berakhlak mulia dan bertanggung jawab
Copyrights © 2025