Penelitian ini menganalisis akurasi peramalan persediaan struct thermal Pospay dan sticker thermal cetak resi di PT Pos Kantor Cabang Utama Bandung. Permasalahan yang sering terjadi adalah stockout karena pengelolaan persediaan masih dilakukan secara manual. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis akurasi peramalan, serta menghitung safety stock dan reorder point. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan metode Single Exponential Smoothing (SES) pada data bulanan dari Januari 2022 hingga Mei 2025. Hasilnya, untuk struct thermal Pospay, SES (α=0.2) menunjukkan akurasi "cukup" dengan MAPE 38,27%, hasil peramalan adalah 152 unit, safety stock 26 unit, dan reorder point 49 unit. Sementara untuk sticker thermal cetak resi, SES menunjukkan akurasi "rendah" (MAPE 54,07%), dengan hasil peramalan 107 unit, safety stock 22 unit, dan reorder point 38 unit. Rendahnya akurasi ini disebabkan oleh pola data yang sangat fluktuatif.
Copyrights © 2025