Abstract. This study examines the effect of implementing maze-based learning media (maze media) on second-grade students’ mathematics learning outcomes in addition and subtraction at SD Negeri 1 Batu Plat, Kota Kupang. The study used a quantitative quasi-experimental approach with a pretest–posttest control group design. The participants were 30 second-grade students divided into an experimental group (n=15) using maze media and a control group (n=15) receiving conventional instruction. Data were collected using a 10-item essay test and analyzed using t-tests. The experimental group’s mean posttest score (M=84.67, SD=6.94) was higher than the control group’s mean posttest score (M=75.00, SD=7.07), indicating better achievement after the intervention. The findings suggest that maze media can be an effective alternative to support early numeracy learning by making practice activities more engaging and structured. Keywords: Maze Media, Learning Outcomes, Addition, Subtraction, Elementary School Students Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan media labirin pada materi penjumlahan dan pengurangan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II di SD Negeri 1 Batu Plat, Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen tipe pretest–posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas II yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=15) menggunakan media labirin dan kelompok kontrol (n=15) menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes essay 10 butir dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil menunjukkan rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (M=84,67; SD=6,94) lebih tinggi dibanding kelompok kontrol (M=75,00; SD=7,07). Temuan ini mengindikasikan bahwa media labirin efektif sebagai alternatif pembelajaran untuk membantu siswa memahami operasi hitung dasar melalui aktivitas latihan yang lebih menarik dan terarah. Kata Kunci: Media Labirin, Hasil Belajar, Penjumlahan, Pengurangan, Siswa Sekolah Dasar
Copyrights © 2026