Abstract. This paper examines the ways of accommodation made by former East Timorese refugees in Manusak Village when they communicate with other members of the community who are native residents of Kupang district and communicate using Kupang Malay Languages. The research method applied is descriptive-qualitative method. Data is collected by observation method or by recording technique and note taking technique. From the results of the discussion, the communication accommodation strategy for former East Timorese refugees who have settled in Manusak village is through communication convergence and divergence. Convergence and divergence of communication occurs when the community chooses to communicate with the aim of maintaining friendship, maintaining intimacy, respecting the interlocutor, and preserving culture. Keywords: Accommodation Communication, Convergence, Divergence Abstrak. Tulisan ini mengkaji cara akomodasi komunikasi yang dilakukan oleh masyarakat bekas pengungsi Timor-Timur di Desa Manusak pada saat mereka berkomunikasi dengan warga masyarakat lainnya yang merupakan warga asli kabupaten Kupang dan berkomunikasi menggunakan BMK. Metode penelitian yang diaplikasikan adalah metode deskriptif-kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi atau dengan teknik rekam dan teknik catat. Dari hasil pembahasan maka strategi akomodasi komunikasi warga bekas pengungsi Timor Timur yang telah menetap di desa Manusak adalah melalui konvergensi dan divergensi komunikasi. Konvergensi dan divergensi komunikasi terjadi dipilih oleh warga masyarakat tersebut pada saat berkomunikasi dengan tujuan untuk mempertahankan tali silaturahmi, menjaga keakraban, menghormati lawan bicara, dan melestarikan budaya.Kata Kunci: Akomodasi Komunikasi, Konvergensi, Divergensi
Copyrights © 2026