Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kondisi kesehatan lingkungan yang kurang baik, seperti sanitasi dasar, kualitas air bersih, dan perilaku hidup bersih dan sehat. Kader posyandu memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan stunting, namun pengetahuan dan keterampilan kader terkait pengendalian faktor lingkungan masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader posyandu dalam pengendalian faktor lingkungan penyebab stunting melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan lingkungan dan stunting, pelatihan kader mengenai identifikasi faktor risiko lingkungan, demonstrasi praktik sanitasi dasar yang baik, serta pendampingan kader dalam melakukan edukasi kepada ibu balita. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi partisipasi kader selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman kader posyandu mengenai hubungan kesehatan lingkungan dengan kejadian stunting, serta meningkatnya kemampuan kader dalam menyampaikan edukasi kesehatan lingkungan kepada masyarakat. Kader juga menjadi lebih aktif dalam memantau kondisi sanitasi rumah tangga balita dan memberikan saran perbaikan sederhana yang dapat diterapkan oleh keluarga. Pembahasan menunjukkan bahwa pemberdayaan kader posyandu efektif sebagai pendekatan berbasis masyarakat dalam pengendalian faktor lingkungan penyebab stunting. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan kader posyandu mampu meningkatkan peran kader dalam upaya pencegahan stunting melalui pengendalian faktor kesehatan lingkungan. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor untuk memperkuat dampak terhadap penurunan angka stunting di masyarakat
Copyrights © 2025