Permasalahan sampah menjadi tantangan utama di Kecamatan Lolayan, di mana pembakaran terbuka dan minimnya pengelolaan sampah terarah berdampak pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertujuan merancang dan membangun insinerator skala kecil serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah terpadu. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukasi, Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), pelatihan operasional, dan pembangunan fasilitas yang melibatkan masyarakat lokal. Tujuh desa sasaran, yaitu Desa Bakan, Lolayan, Matali Baru, Mopusi, Tanoyan Utara, Tanoyan Selatan, dan Mengkang, ikut berpartisipasi aktif dalam setiap tahap kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai risiko pembakaran terbuka dan pentingnya pemilahan sampah. Pembangunan insinerator dengan material sederhana seperti hebel dan mortar dapat diselesaikan dengan melibatkan pekerja lokal, sementara pelatihan operasional memberikan pemahaman dasar mengenai penggunaan dan perawatan alat. Dampak jangka pendek mencakup berkurangnya penumpukan sampah, menurunnya praktik pembakaran terbuka, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Secara keseluruhan, program ini berhasil memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah dan menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025