Penderita Diabetes Mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kota Langsa masih menghadapi keterbatasan dalam menerapkan manajemen kesehatan mandiri (self-care) secara konsisten. Permasalahan utama yang ditemukan pada mitra adalah rendahnya pemahaman mengenai pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, serta upaya pencegahan komplikasi, sehingga pengelolaan penyakit masih berfokus pada aspek farmakologis semata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan perilaku self-care pasien Diabetes Mellitus tipe 2 melalui edukasi Diabetes Self-Management Education (DSME) berbasis Teori Self-Care Dorothea Orem. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi edukasi kelompok, diskusi interaktif, demonstrasi praktik self-care, serta pendampingan singkat di lingkungan rumah penduduk sekitar puskesmas. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi kelompok, dan penilaian tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kategori pemahaman self-care peserta dari kategori baik sebesar 15% pada kondisi awal menjadi 55% setelah edukasi, serta penurunan kategori pemahaman kurang dari 40% menjadi 10%. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran, motivasi, dan komitmen untuk menerapkan self-care secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan, kesiapan perilaku, dan kemandirian pasien dalam mengelola Diabetes Mellitus tipe 2 secara berkelanjutan di tingkat komunitas.
Copyrights © 2025