Isu pertahanan berkelanjutan (sustainable defense) semakin memperoleh perhatian dalam dinamika keamanan internasional, khususnya di kawasan Indo-Pasifik yang rentan terhadap dampak perubahan iklim dan intensitas kompetisi geopolitik. Artikel ini menganalisis peluang penguatan kerja sama pertahanan Indonesia–Prancis yang mencakup seluruh domain militer—darat, laut, udara, siber, dan ruang angkasa—dengan menekankan integrasi aspek keberlanjutan lingkungan dalam modernisasi pertahanan. Melalui kajian literatur terhadap kebijakan, doktrin, dan inisiatif kedua negara, penelitian ini mengidentifikasi bahwa Prancis memiliki keunggulan dalam agenda “climate & defense”, sementara Indonesia sedang mendorong modernisasi kapabilitas pertahanan menuju Minimum Essential Force (MEF) yang lebih efisien dan adaptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerja sama industri pertahanan, transfer teknologi ramah lingkungan, serta kolaborasi dalam penguatan keamanan maritim dan pemantauan wilayah berbasis intelijen geospasial menjadi tiga area prioritas yang dapat meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan postur pertahanan Indonesia. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan kerangka kerjasama pertahanan berkelanjutan antara Indonesia dan Prancis, sekaligus menawarkan rekomendasi kebijakan untuk mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik di masa mendatang.
Copyrights © 2025